Senin, 19 September 2016

PEMBENTUKAN BUMI

PEMBENTUKAN BUMI
(kutipan: ensiklopedia geografi dunia untuk pelajar dan umum)
Bumi merupakan bagian dari sistem tata surya. Dalam sistem ini terdapat delapan planet yang mengelilingi sebuah bintang yang disebut matahari. Bumi diperkirakan terbentuk sekitar 4,65 miliar tahun yang lalu.

Matahari merupakan objek terbesar yang berada di pusat sistem tata surya. Gaya gravitasi yang kuat dari matahari menopang sistem tata surya. Gaya gravitasi tersebut juga mengontrol pergerakan planet-planet. 8 planet dalam sistem tata surya adalah: merkurius, venus, bumi, mars, yupiter, saturnus, uranus, dan neptunus. Yang terdakat dengan matahari adalah merkurius. Bumi terbentuk di antara venus dan mars surya merupakan planet ketiga yang terdekat dengan matahari dan mengorbit dengan jarak rata-rata 149.000 juga kilometer. Sistem tata surya ini merupakan bagian dari Bimasakti, yaitu kumpulan sistem tata surya yang disebut galaksi.
Bimasakti hanyalah dalam saturnus dari 100 hingga 1000 miliar galaksi yang diperkirakan oleh para ilmuwan terdapat di alam semesta ini. Alam semesta yang meliputi objek yang berada di ruang angkasa, termasuk ruang angkasa itu sendiri, diperkirakan berumur antara 12 hingga 14 miliar tahun. Banyak teori telah dikemukakan untuk menjelaskan terjadinya alam semesta. Hingga kini teori yang paling dalam diperkirakan adalah teori ledakan besar ( big bang). Teori ini menyatakan bahwa alam semesta terbentuk dari ledakan sebuah bintang raksasa di mana energinya memulai proses PEMBENTUKAN materi, waktu, dan ruang. Energinya besar yang dibangkitkan ditunjukkan dengan mengembangnya alam semesta. Bagian samapai sekarangpun alam semesta masih terus mengembang.

[#mengikuti teori ledakan besar (big bang), para ilmuwan percaya bahwa ledakan besar menghasilkan gaya yang sangat besar sehingga menyebabkan alam semesta mengembang.
#kira-kira 7 miliar tahun setelah terjadinya alam semesta, matahari terbentuk dari kabut gas dan debu yang disebut nebula. Sambil memadat, nebula berkembang dan bertambah panas. Bumi dibentuk dari setelah debris (serpihan ledakan) yang terbang dari energi yang dihasilkan oleh matahari. Sambil bertumbukan, materi-materi debris ini bergabung, membesar, dan membentuk bumi ].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar